Kijang_Satu

PERKEMBANGAN PERILAKU DAN KEPRIBADIAN MANUSIA MASA PRASEKOLAH

Posted on: 5 November 2009

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Beberapa tahap pencapaian perkembangan prilaku atau kepribadian manusia ,yaitu masa Pranatal,Postnatal,Masa Bayi,Masa anak ,Masa prasekolah,Masa sekolah,Masa Remaja.
Pada masa prasekolah ,anak mengalami proses perubahan dalam pola makan dimana umumnya mengalami kesulitan untuk makan . Disamping itu juga terjadi perkembangan Kognitif dan Psikososial.Sebagai Contoh ,Apabila Suatu saat dihadapkan pada masalah yang menimpa diri anak-anak ini , Ada kecenderungan Untuk mempertanyakan hal-hal sebagai berukut : apa yang sebenarnya terjadi pada anak ini?, Mengapa ia berbuat demikian ?, dsb .
Berdasarkan uraian diatas , Penulis mencoba sedikit Memberikan uraian tentang perkembangan prilaku atau keperibadian manusia masa Prasekolah.

1.2 Perumusan Masalah
1. Apa pengetian Perkembangn dan Kepribadian ?
2. Apa saja ciri perkembang prilaku Atau kepribadian Manusia Masa Presekolah?

1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui perkembangan dan keperibadian
2. Untuk mengetahui Ciri perkembangan Prilaku atau kepribadian manusia pada masa
prasekolah
1.4 Metode Penulisan Pada penulisan makalah yang berjudul ”Perkembangan prilaku dan Kepribadian manusia Masa Prasekolah” penulis menggunakan metode Pustaka yaitu dengan Literatur-literatur yang berhubungan dengan makalah ini.

1.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Landasan Teori
A.Definisi perkembangan kepribadian
Perkembangan ialah perubahan-perubahan psikofisik sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi psikis dan fisik pada anak, ditunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar dalam pasage waktu tertentu, Menuju kedewasaan (1995:21).
Kepribadian , Bagi bangsa Roma ,Persona Berrarti bagaimana seorang tampil pada orang lain ,” Bukan diri sebenarnya . (1976:236)
Beberapa ciri kepribadian dipelajari dengan cara Coba ralat .Jika misalnya anak lebih banyak belajar dari hal yang kebetulan ketimbang dari meniru atau ajaran langsung bahwa agresifitas dalam situasi frustasi menghasilkan persetujuan teman sebaya dan memuaskan kebutuhan mereka, Mereka akan mengulangi prilaku agresif itu bilamana situasi yang serupa timbul . Lama kelamaan hal ini akan berkembang menjadi metode karakteristik untuk penyesuaian terhadap frustasi dan anak mulai dikenal sebagai ”Anak yang agresif”.(1976:239)
B.Tahapan Perkembang Prilaku dan Kepribadian Manusia.
1. Masa Pralahir(Pranatal)
Merupakan masa yang berlangsung sejak konsepsi (bertemunya sel telur dan sperma) sampai anak lahir.Masa ini cukup penting karena pada saat inilah terbentuknya potensi-potensi manusia ,Potensi mana berpengaruh pada perkebangan selanjutnya.
Beberapa hal penting pada masa Pralahir yang mempengaruhi perkembangan seseorang antara lain:
GIZI, jika ibu hamil kekurang gizi ,akan mengakibatkan berat badan lahir bayi rendah dan perkembangan yang buruk.

2.
Perangsangan, Janin telah menunjukkan reaksi terhadap berbagai perangsanga seperti,peradapan,Tekanan,Perubaha suhu,Suara,Penyinaran,Obat-Obatan atau rangsang kimia .
Emosi Ibu,Misalnya jika ibu.Mengalami ketegang karena Keadaan ekonomi sehingga terjadi gerakan bayi yang melingkat dan adanya unsur kecemasan dalam diri si IBU dapat mempengaruhi kelancaran dari proses melahirkan itu sendiri
Penyakit, Penyakit yang dapat membahayakan janin ,seperti Rubella,Syipilis,TBC,Malaria dan lain-lain.
Usia IBU, Usia antara 20-30 dikatakan ideal untuk mengandung
2. Masa Bayi(usia 0-2th)
Masa ini banyak disebut sebut sebagai berlangsung dari saatr bayi lahir sampai berumur 2 th .Beberapa ciri yang merupakan manifestasi dari adanya proses perkembang pada bayi:
1. Adanya perkembang fisik,yan ditunjukan dari bertambahnya ukuran ,panjang ,dan Berat badan bayi
2. Perkembang Motorik,Seperti adanya respon bayi terhadap rangsang berupa gerakan seluruh tubuh dan Reflek. Contoh,Mengangkat kepala ,dada telungkup,Merangkak,Duduk,Berdiri,jalan dan seterusnya .
3. Perkembangan Befikir (Kognitif) Pada bayi ditandai oleh persyaratan rasa ingin tahu .
4. perkembang emosi dan sosial , Seperti tidur nyenyak ,Berceloteh,Tertawa.

3.

3. Masa anak prasekolah
Masa ini disebut juga masa anak-anak awal ,terbentang antara umur 2-6 th. beberapa ciri perkembangan pada masa ini adalah :
a) Perkembangan Motorik : Dengan bertambah matangnya Perkembangan otak yang mengatur sistem saraf-saraf otot (neuromuskular) memungkinkan anak-anak usia ini lebih lincah dan aktif bergerak .(1983:7-11) Pada perkembangn motorik kasak diawali dengan kemampuan untuk berdiri satu kali selam 1-5 detik , Melompat dengan satu kaki,Berjalan dengan tumit dan berjalan dengan
b) bantuan.Perkembang motorik halus Mulai memiliki kemampuan menggoyangkan jari-jari kaki ,Menggambar dua atau tiga bagian , Mampu menjepit benda , melambaikan tangan ,Makan sendiri ,Minum dari cangkir dengan bantuan , Makan dengan jari, Membuat coretan diatas kertas .
c) Perkembang Kognitif , Sudah mulai menunjukkan perkembang dan anak sudah mempersiapkan diri untuk memasuki sekolah dan tampak sekali kemampuan anak belum mampu menilai sesuatu berdasarkan apa yang mereka lihat dan anak membutuhkan pengalaman belajar dengan lingkungan dan orang tuanya .(2005:25-36)
d) Perkembangan Komunikasi , Perkembangan komunikasi Pada usia ini dapat ditunjukkan dengan perkembangn bahasa anak dengan kemampuan anak sudah mampu memahami kuarang lebih 10 kata , Pada tahun kedua sudah mampu 200-300 kata dan masih terdengan kata-kata ulangan. Pada usia 3 tahun anak sudah mampu menguasai 900kata dan banyak kata-kata yang digunakan seperti Apa,Mengapa,Kapan,dan Bagaimana . Perlu diingat bahwa pada usia ini anak masih belum fasih dalam berbicara.

4.

Menurut Prof .Dr. Singgih D.Gunarsa dan Dr.Ny.Y Singgih D,Gunarsa, Ada 4 tugas yang pelu diperhatikan pengembangan komunikasi mengenai perkembangan Bahasa dan berfikir ,yakni:
1. Mengerti pembicaraan orang lain
2. Menyusun dan menambah perbendaharaan kata
3. Menggabungkan kata menjadi kalimat
4. mengucapkan yang baik dan benar
Pada masa ini nampak seakan-akan anak ”haus nama” dimana segala hal ditajanyakan . Dalam segi berfikir ,Anak berada pada tahap pro operrasional egosentris .Dengan bertambahnya usia , Egosentris akan berkurang dan ditambah dengan berbicara anak makin lama makin mapu menggunakan simbol-simbol .(1983:12)
# CLAM CLIKINAL LINGUISTIK and AUDITORY MILESTENOS SCALE (capute dkk 1986). Menggunakan tonggak perkembangan berbahasa masa prasekolah :

Tonggak perkembangan Usia reranata(Dalam bulan)
Mengetahui kelaminnya 30
Mengetahui nama 36
Mengetahui usia 36
Menggunakan perintah preposisi (dibawah ,diatas,dibelakang,didepan) 36
Mengidentifikasi 3 warna 36
Mengetahui apa yang ia lakukan bila “lapar ,”cape,”Kedinginan” 36
Mengikuti tiga tahapan perintah 54
Mengikuti alamat rumah 60

5.

e) Perkembangan psikologis, Pada usia 2 atau 3 tahun seorang anak mulai melihat kemempuan- kemampuan tertentu dalam dirinya .Sikap terhadap orang lain mulai berubah .Disatu pihak membutuhkan orang tua , Dilain pihak kekakuannya mulai tumbuh dan ingin mengikuti kehendak – kehendaknya sendiri ,Ia sering membantah , masa ini disebut juga sebagai masa negatifitas yang pertama ,masa negatifitas tumbuh pada usia 5 sampai 6 tahun , Anak dalam perkembangan kepribadianya selalu membutuhkan seorang tokoh untuk identifikasi ,Idemtifikasi berarti dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain . Pada anak ,Biasanya tokoh yang ingin disamai adalah ayah atau ibu .Dalam prosesnya ,Tampa disadari oleh sang anak bisanya mengambil alih sikap-sikap ,Norma ,nilai, dan sebagainya dari tokoh identifikasi (1998:26)
f) Perkembangn Moral , Pada masa ini anak sudah memiliki dasar –dasar dari sikap-sikap moralitas terhadap kelompoknya .Kalau sebelumnya anak diajarkan tentang apa yang benar dan apa yang salah maka pada masa ini lebih ditunjukkan mengenai bagaimana ia harus bertingkah laku ,Anak harus dapat merasakan akibat yang menyenangkan dari tingkah lakunya yang sesui kelompok sosial , Demikian akibat yang tidak menyenangkan pabila ia berlaku demikian. Anak juga mengenal suatu tindakan itu baik dari hadiah yang dijanjikan oleh orang tuanya .Artinya anak tau tindakan itu benar jika dengan tindakan itu kebutuhanya terpuasakan. Jadi masa ini anak dapat memperlihatkan sesuatu perbuatan yang baik ,Tapi masih tampa pengetahuan mengapa ia harus berbuat demikian .Ia melakukan iani untuk menghindari hukuman yang mingkin akan dialami dari lingkuangan sosial atau untuk memperoleh pujian atau untuk pemenuhan kebutuhannya . Dengan adanya rangsangan dari orang tua untuk anak berbuat baik diharapkan bahwa pada nak-anak tertanam nilai-nilai moral yang baik. Denagn dorongan orang tua

6.
dan usaha anak itu sendiri untuk selalu berbuat baik ,Diharapkan mulai anak mengerti ,ia sendiri kan tau mengapa perbuatan tertentu itu dikatakan baik dan yang tidak baik dengan demikian moralitas anak semakin berkembang.
g) Perkembang sosial ,Dunia pergaulan anak menjadi sangat luas keterampilan dan penguasaan dalam bidang fisik ,motorik,emosi sudah lebih meningkat. Anak makin ingin melakukan bermacam-macam kegiatan . Pada masa ini anak dihadapkan pada tuntutan sosial dan susunan emosi baru ,Bila orang tua dan lingkungan memberi kebebasan dan kesempatan untuk melakukan kegiatan ,Mereka mau menjawab pertanyaan anak dan tidak menghambat fantasi dan kreasi dalam bermain ,Dalam diri anak akan berkembang inisiatif. Sebaliknya krena pada masa ini mulai juga terpupuk kata hati ,Maka bila ajaran moral disiplin ditanamkan terlalu keras dan kaku ,Pada anak kan timbul rasa bersalah (menurut Erikson terjadi krisis antara inisiatof dengan rasa bersalah)(1989:12)
Arti bermain bagi anak-anak
Pada usia kanak-kanak fungsi bermain mempunyai pengaruh besar sekali bagi perkembangan anak . Jika pada orang dewasa sebagian besar dari perbuatanya diarahkan sebagai pencapaian tujuan dan prestasi dalam bentuk kerja,maka kegiatan anak sebagian terbentuk aktifitas bermain.
Permainan adalah kesibukan yang dipilih sendiri oleh tujuan .Sekalipun kita menyangka anak itu Cuma bermain-main dengan rasa tak acuh saja , Namun pada hakikatnya kegiantan tadi disertai intensitasa kesadaran , Minat penuh dan usaha yang keras ,Gerak-gerik kegiantan anak disebabkan oleh:
1. kelebihan tenaga yang terdapat ada dirinya ,
2. Dorongan belajar guna melatih semua fungsi jasmani dan rohani.
Gerakan-gerakan bermain itu antara lain : Menerjang,memukul –mukul,meyembur-nyembur,merangkak,meluncur,melempar ,menyobek-nyobek kertas ,duduk,berdiri,berlari dan lain-lain . Identitas gerak permainan bergantung pada besarnya tenaga anak , Terutama pada yang kelebihan tenaganya . JIka kelebihan tenaganya berkurang maka permainan menjadi mengendor dan akhirnya berhenti .(1995:116)
7.
4. Masa anak – sekolah (umur 6-12 th)
Banyak ahli menganggap masa ini sebagai masa tenang atau masa laten dimana apa yang telah terjadi dab di pupuk pada masa sebelumya akan berlangsung terus untuk masa –masa selanjutnya .
tahap usia ini disebut sebagai usia kelompok dimana anak mulai perhatian dan hubungan intim dalamk keluarga kerja sama dalam teman dan sikap terhadap kerja ataupun beklajar.
Dengan memasuki SD salah satu yang penting yang perlu dimiliki anak adalah kematangan sekolah tidak saja mengikuti kecerdasan dan keterampilan motorik ,Bahasa , Tetapi juga hal lain seperti dapat menerima otoritas tokoh lain diluar orang tuanya .Kesadaran akan tugas ,Patuh terhadap peraturan dan dapat mengendalikan emosi-emosinya . Beberapa keterampilan yang perlu dimiliki anak pada fase ini meliputi antara lain :
1. Keterampilan menolong diri sendiri , Makan ,dandan , mandi
2. Keterampilan bantuan sosial ;anak mampu dalam tugas-tugas rumah tangga ,seerti nyapu,membersihkan rumah ,mencuci dan sebagainya
3. Keterampilan sekolah : Meliputi penguasaan dalam hal akademik dan non akademik misalnya mengarang,matematika,menyanyi,melukis,dan sebagainya .
4. Keterampilan bermain ;meliputi keterampilan dalam berbagai jenis permainan seperti mengendarai sepeda ,sepatu roda ,catur,Bulu tangkisdan lain-lain(1989:13-14)

5. Masa Remaja
Masa remaja dikenal sebagai sebagi masa yang kesukaran ,Bukan saja kesukaran individu yang bersangkutan Tetapi juga pada orang tuanya ,masyarakatbahkan pada aparat keamanan .Hal ini disebabkan karena transisi antara anak-anak dan dewasa .Masa ini sering di hadapkan suatu yang membingungkan ,Disatu pihak ia masih anak –anak dilain pihak ia harus seperti orang dewasa . situasi ini seperti menyebabkan prilaku aneh canggung kalu tidak terkontrol akan menjadi suatu kenakalan . Dalam usaha mencari
8.
identitas diri sendiri ,Seorang remaja sering membantah oaring tuanya kareana ia mempunyai pendapat-pendapat sendiri ,Cita-cita serta nilai-nilai sendiri yang berbeda dengan orang tuanya .Perbedaan pendapat dan nilai-nilai antara remaja dan orang tuanya menyebabkan remaja tidak selau mau menurut pada orang tuanya .
Tingkatan-tingkatan perkembangan dalam masa remaja dapat berbagi dalam berbagai cara , Salah sarunya pembagian yang dilukan oleh STOLZ adalah sebagai berikut :
a) Masa Prepuber : Satu atau dua tahun sebelum remaja ,Anak menjadi gemuk pertumbuhan tinggi terhambat sementara .
b) Masa puber : perubahan-perubahan sangat nyata dan cepat anak wanita lebih cepat memasuki masa ini dari pada pria ,Masa ini lamanya berkisar antara 2,5-3,5 th
c) Masa Postpuber : pertumbuhan yang cepat sudah berlalu tetapi perubahan-perubahan tetap berlangsung pada beberapa bagian badan.
d) Masa akhir puber : Melanjutkan perkembangan sampai mencapai tanda-tanda kedewasaan.
6. Masa Dewasa
Memasuki alam kedewasaan ,Seorang laki-laki harus mempersiapkan diri untuk dapat hidup dan menghidupi keluarganya .Sedangkan kaum wanita mempersiapkan diri untuk berumah tangga menjadi Istri dan seorang ibu . Laki-laki lebih agresif dan dominan , Sedangkan wanita lebih pasif dan submitif. Tingkah lakunya pria lebih kasar dan wanita lebih halus .

C. PERKEMBANGAN PRILAKU DAN KEPRIBADIAN MANUSIA MASA PRASEKOLAH MENRUT ERIKSON
Menurut Erikson ada banyak perkembangan penting pada fase ini ,Yakni : identifikasi terhadap orang tua(Opdipus komplek) ,Mengembangkan gerakan tubuh ,Keterampilan bahasa ,rasa ingin tahu ,imajinasai dan kemampuan menentukan tujuan. Ada beberapa pengaruh menurut erikson yaitu : Aspek Psikoseksual,Konflik

9.
psikososial,Virtue(Tujuan-sengaja),Rituali sasi –ritualisme(Dramatik versus impersonasi)
a) Aspek Psikoseksual(perkelamianan-Gerakan),Opdipus komplek adalah drama yang dimainkan dalam imajenasi anak ,yamg tujuan utamanya adalah memahami berdagai konsepdasar seperti Reproduksi,pertumbuhan,Masa depan,Kematian. Aktifitas genetal pada usia ini diikuti dengan peningkatan fasilitas untuk bergerak ,Anak bisa bergerak dengan mudah berlari,meloncat,memanjat,tampa harus berusaha serius .Dimana permainan mereka menunjukkan inisiatif dan imajenasi.
b) Konflik Psikososial (Inisiatif fersus perasaan Berdosa ),Ketika anak sudah bisa berderak dan berkeliling dengan mudah dan semangat dan minat seksualnya muncul , Mereka memakai cara untuk memahami lingkungan .Inisiatif dipakai untuk memilih dan mengerjakan berbagai tujuan . Tujuan yang harus dihambat akan menmimbulkan rasa berdosa .Konflik antara inisiatif dan berdosa menjadi krisis psikososial yang dominant pada usia ini .
c) Virtue(tujuan-sengaja) , Konflik antara inisiatif dengan bedosa menghasilkan kekuatan dasar. Anak ini kini bermain dengan tujuan ,Terutama permainan kompetisi dan mengejar kemenangan .
d) Ritualisasi-Ritualisme(Dramatik Versus impersonasi) , Tahap ini dipenuhi dengan fantasi anak ,menjadi ayah ,ibu,menjadi karakter baik untuk mengalahkan penjahat ,Mereka berinteraksi dengan menggunakan fantasinya . Dramatik mendorong orang untuk berinteraksi sesui dengan peran yang diharapkan masyarakat ,Tampa menimbulkan perasaan berdosa pada diri mereka sendiri.

D. PERKEMBANGAN PRILAKU DAN KEPRIBADIAN MANUSIA MASA PRASEKOLAH MENRUT SULLLIVAN
Tahap ini dimulai dengan perkembangn bicara dan belajar berfikir sintaksis , Serta perluasan kebutuhan untuk bergaul kelompok sebaya . Anak mulai belajar
10.
menyembunyikan aspek tingkah laku yang dinyakininya dapat menimbulkan kecemasan atau hikuman. Misalnya mereka belajar membuat alasan palsu . Mereka memiliki tampilan seolah-olah (as if formance),Yakni :
1. Dramatisasi : Permainan peran seolah-olah orang dewasa ,Belajar mengidentifikasi diri dengan orang tuanya ,Bagaimana bertingkah laku yang dapat diterima .Misalnya ,Anak berperan sebagai orang tuanya dan menghukum boneka yang bertingkah laku yang dikehendakinya .
2. Bergaya sibuk : Anak belajar berkonsentrasi pada satu kegiatan yang membuat mereka menghindari sesuatu yang menekan dirinya .Misalanya anak mencoba menghindar dari kecemasan mendapat komentar secara pedas orang tuanya ,Dengan menyibukkan diri dengan koleksi Musiknya .
3. Tranformasi jahat : Tranformasi jahat –Perasaan bahwa hidupnya ditengah-tengah musuh ,Sehingga hidupnya penuh rasa kecurigaan dan ketidak percayaan samapi tingkah laku yang paranoid.Ini terjadi karena dramatisasi dan bergaya sibuk yang kalau dipakai sekedarnya dapat membantu anak tumbuh dan berkembang.Dipakai secara berlebihan ketika anak dihadapkan pad kecemasan yang sangat ,Untuk mempertahankan diri dari bahaya terlibat dengan orang lain.
4. Sublimasi Taka sadar : Mengganti sesuatu atu aktifitas yang dapat menimbulkan kecemasan dengan aktifitas yang dapat diterima secara sosial .
Masa anak ditandai dengan emosai yang timbala balik ,Anak disamping menerima juga bisa memberi kasih sayang .Hubungannnya dengan ibi jadi lebih pribadi dan tidak lagi searah .Ibu dinilai lagi ibu baik –Ibu buruk berdasarkan pemberian makanan tetapi anak mengevaluasi secara sintaksis sesui dengn apakah ibu menunjukkan perasaan kasih sayang timbal balik. Mengembangkan hubungan berdasarkan kepada kebutuhan kepuasan bersama .Masa anak juga ditandai dengan akulturasi yang cepat . Disamping menguasai bahasa ,anak belajar pola kultural dalam kebersihan.

11.
E. BEBERAPA TEORI PRILAKU
a. Teori Insting
Teori ini dikemukakan oleh MeDouggal sebagai pelipor dari psikologi sosial , Menurutnya : Prilaku itu disebabkan oleh insting .dan Meodugall mengajukan satu daftar insting .insting merupkan prilaku yang bawaan ,dan inring akan mengalami perubahan karena mengalami perubahan .
b. Teori dorongan
Teori ini dikemukakan Oleh Hull : Teori ini bertitik tolak pada pandangna bahwa organisme itu mempunyai dorongan. Dorngan ini berkaitan dengan kebutuhan organisme yang mendorong organisme berprilaku.Bila organisme berprilaku dan memenuhi kebutuhanya maka akan terjadi pengurangan .
c. Teori Insentif
Teori ini bertitik tolak pada pendapat bahwa prilaku organisme disebabkan karena Insentif.Dengan adanya dorongan ornisme berbuat atau berprilaku.Insentif atau juga disebut reinforcement ada yang positif(hadiah) ada yang negatif(Hukuman) .
d. Teori atribusi
Teori ini dikemukan oleh Fritz Heider : Teori ini menjelaskan tentang sebab-sebab apakah prilaku itu disebabkan oleh disposisi internal yang meliputi motif dan sikap ,atukah disposisi Ekternal .
e.Teori Kognitif
Teori ini dikemukakan oleh Fishben dan Ajzen : Apabila seseorang memilih prilkau mana yang mesti dilakukan ,Maka yang bersangkutan akan memilih alternatif prilaku yang akan membawa mamfaat yang sebesar-besarnya bagi yang bersangkutan .

12.
BAB III
PENETUP
3.1 KESIMPULAN
1. Perkembangan Ialah perubahan –perubahan psiko-fisik sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi psikis dan fisik pada anak .Ditunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar dalam waktu tertentu , menuju kedewasaan . Sedangkan kepribadian itu bagaimana seseorang tampak pada orang lain ,Bukan pada dirinya sendiri .
2. Beberapa Ciri perkembangan atau Kepribadian manusia maa prasekolah adalah sebagai berikut :
a. Perkembangan motorik,ada 2 perkembangan motorik yaitu perkembangan motorik kasar,Perkembangan motorik halus .
b. Perkembangan Kognitif,Kemampuan anak belum mampu menilai sesuatu berdasarkan apa yang ia lihat .
c. Perkembangan konikasi ,Kemampuan anak sudah memahami kuarang lebih 10 kata ” . Mengerti pembicaraan orang lain . Menyusun dan menembah pembendaharaan kata.Menggabungkan kata menjadi kaliamat.Mengucapakan baik dan benar.
d. Perkembangan Psikologis,Pada usia 2atau3 tahun seoarang anak mulai melihat kemampuan-kemempuan tertentu dalam dirinya .
e. perkembangan moral,Pada masa ini mulai mengerti dasar-dasar dari moralitas dari kelompoknya .
f. Perkembangan sosial ,Keterampilan dan penguasaan dalam bidang fisik ,motorik,mental,emosi sudah lebih meningkat.

13.
DAFTAR PUSTAKA
Gunarsa Singgih D. Prof.Dr dan Gunarsa Singgih D.Dra, 1983, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Jakarta : PT BPK Gunung Mulia

Hidayat A.AZR Alimul, 2005 ,Pengantar Ilmu Keperawatan Anak , Surabaya : Salemba Merdeka

Hurlak Elizabeth B , 1978 , Perkembangan Anak Jilid 2 , Jilid 2 , Jakarta: Erlangga

Kartono Kartini DR , 1995, Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan ), Bandung : CV . Mandar Maju

Lumban Tobing S.M. Prof . Dr . dr ,2006, Anak Dengan Mental Terbelakang , Jakarta : FKUI

Puewanto Heri , 1999 , Pengantar Prilaku Manusia , Jakarta : EGC

sebagai alat untuk mengingat

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: